Meski Diteangah Perang MBG, Kopdes & Renovasi Sekolah Dikebut , Prabowo Yakin Ekonomi RI 8 Persen!


[Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wakil Presiden RI. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)]

SuaraGarut.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa berbagai program prioritas pemerintah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8% pada tahun 2029.

Program-program tersebut meliputi makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, perbaikan infrastruktur sekolah, pembangunan tiga juta rumah, serta pengembangan kampung nelayan.

Optimisme tersebut disampaikan meskipun rasio Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia masih berada di angka 6,3, yang menunjukkan kebutuhan investasi relatif tinggi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pun berupaya menekan angka tersebut dengan mengurangi kebocoran anggaran dan meningkatkan efisiensi.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menanggapi pertanyaan dari Chatib Basri mengenai tantangan mencapai target pertumbuhan tersebut, khususnya terkait kualitas sumber daya manusia.

"Pertanyaanya kalau kita memang mau kejar 8% growth isu human capital ini mesti di address, apa yang kira-kira bapak mau lakukan terkait ini karena tanpa ini, walaupun uangnya datang kalau kita boros, kita enggak akan bisa kejar 8%," kata Chatib Basi kepada Prabowo, melansir dari CNBC indonesia.

Menanggapi hal itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui sektor pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan renovasi sekolah.

Ia menyebutkan, tahun lalu renovasi baru mencakup 17 ribu sekolah. Tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 70 ribu sekolah, lalu 90 ribu sekolah pada tahun berikutnya, hingga mencapai total 300 ribu sekolah pada 2029.

"Dan ini langsung saya kirim ke kepala sekolah dengan komite sekolah dan orang tua murid. Banyak kepala sekolah yang nangis, pertama kali dalam sejarah dia kelola sendiri," kata Prabowo.

Selain perbaikan fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pendidikan melalui penyediaan perangkat pembelajaran seperti papan interaktif di sekolah-sekolah.

"Ini anak-anak desa, terpencil, sekarang meningkat minat belajarnya, dari mulai matematika mereka suka sekarang, kemudian tahun ini dari satu interactive panel untuk satu sekolah saya tambah tiga, jadi nanti empat ruang kelas tahun 2026 akan punya interactive flat panel ini," paparnya.

Dalam upaya meningkatkan produktivitas, Prabowo menyebut program MBG berpotensi menciptakan jutaan lapangan kerja, baik dari operasional dapur maupun rantai pasok bahan pangan.

"Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor, tiap dapur ya, yang jual telor, wortel, sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani, jadi itu sudah 50 lagi, another 1,5 juta orang kerja, itu hanya dari MBG," tegasnya.

Selain itu, pembangunan Koperasi Merah Putih juga diperkirakan membuka 1,44 juta lapangan kerja baru, sementara program pembangunan tiga juta rumah akan memberikan dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan industri turunan.

Di sektor kelautan, pengembangan desa nelayan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas. Program ini dilengkapi dengan infrastruktur seperti fasilitas penyimpanan hasil tangkapan hingga SPBU khusus nelayan.

"Tadinya kapal dia hanya bisa melaut 24 jam kita bisa bikin dia naik 3 kali lah dan kita bikin pilot project di Biak penghasilan nelayan itu naik rata-rata 60%-80%, ini juga menimbulkan pertumbuhan ekonomi. Ini saya akan urut satu per satu thats why im confidence, kita belum bicara hilrisasi yang tahun ini yang that's the real value added," paparnya.

Dengan berbagai program tersebut, Prabowo meyakini target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai secara bertahap dalam jangka panjang.

"Dan kita rencananya 1 juta menuju ke ya mungkin 10 tahun yang akan datang karena kekurangan kita cukup besar 12 juta yang kurang, so this is going to be a big booster to economy. Dan akhirnya kan kita bisa ambil rata-rata, China juga tidak growth 13% langsung selama 20 tahun, kalau kita average nanti di 10 tahun saya pikir very easy we can get 8%, i am very confident," ujar Prabowo.

Sumber CNBC Indonesia 

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka