- Oleh Redaksi
- 27, Mar 2026
SuaraGarut.id — Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Garut diwarnai langkah nyata pelayanan publik. Pemerintah Daerah Kabupaten Garut bersama aparat kepolisian menghadirkan program Angkutan Balik Gratis Lebaran 2026 sebagai solusi bagi masyarakat yang hendak kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman.
Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, di Terminal Guntur Melati, yang sejak pagi dipadati warga dari berbagai wilayah. Mereka datang membawa harapan untuk kembali ke kota tujuan tanpa harus terbebani biaya transportasi yang kerap meningkat pasca Lebaran.
Sebanyak enam unit bus disiapkan untuk mengangkut ratusan peserta dengan tujuan Jakarta, Bekasi, dan Bogor. Suasana haru dan semangat tampak menyatu saat para pemudik berpamitan dengan keluarga, sebelum akhirnya diberangkatkan secara resmi pada pukul 10.30 WIB dengan pengawalan aparat guna memastikan perjalanan berjalan lancar.
Kehadiran unsur Forkopimda Kabupaten Garut dalam acara pelepasan menjadi simbol kuat sinergitas antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya memastikan kelancaran, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi para peserta selama perjalanan.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam momentum arus balik Lebaran yang identik dengan lonjakan mobilitas.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitasnya dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, program ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian arus balik untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur utama. Dengan demikian, risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan perjalanan masyarakat menjadi lebih tertib.
Selain itu, langkah kolaboratif ini turut memperkuat upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Bagi para peserta, program ini memberikan manfaat nyata. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku terbantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Program Angkutan Balik Gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap momentum penting, termasuk saat arus mudik dan balik Lebaran.
Belum ada komentar.