Beranda Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar di Garut, Polisi Fokus Awasi Angkutan Umum

Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar di Garut, Polisi Fokus Awasi Angkutan Umum

Oleh, Redaksi
2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Apel Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Polres Garut

SuaraGarut.id – Kepolisian Resor Garut menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dengan menurunkan tim gabungan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Salah satu sasaran utama operasi ini adalah angkutan umum yang dinilai memiliki peran penting dalam keselamatan pengguna jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi tersebut melibatkan kolaborasi lintas instansi bersama Pemerintah Kabupaten Garut, termasuk Dinas Perhubungan baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Kami berkolaborasi dengan instansi Pemerintah Kabupaten Garut, seperti Dinas Perhubungan Kabupaten atau Provinsi, dan akan lebih konsen pemeriksaan terhadap angkutan umum," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Aang Andi Suhandi usai gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Markas Polres Garut, Senin.

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Lodaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari hingga 15 Februari 2026. Selama periode tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Garut akan diterjunkan dan didukung oleh instansi terkait lainnya sebagai langkah cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Salah satu fokus utama dalam operasi ini adalah penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan maupun dimensi kendaraan karena berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.

Selain itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kelayakan angkutan umum guna memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan bagi penumpang.

"Lebih konsen kepada angkutan umum, nanti akan dilaksanakan sosialisasi pemeriksaan kepada kendaraan barang maupun orang," katanya.

AKP Aang Andi Suhandi menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat dalam berlalu lintas secara aman dan tertib.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan akan menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas, mulai dari penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM, berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, hingga pelanggaran rambu lalu lintas dan penggunaan knalpot bising.

"Yang jadi sasaran operasi pengemudi dalam pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, melanggar rambu lalu lintas, melawan arus, dan menggunakan knalpot tidak sesuai standar," katanya.

Melalui operasi ini, pihak kepolisian berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat, sehingga berdampak pada penurunan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Garut.

"Diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir fatalitas korban kecelakaan," katanya.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.