Beranda Doa untuk Kedua Orang Tua: Bentuk Bakti Paling Utama yang Dianjurkan dalam Islam

Doa untuk Kedua Orang Tua: Bentuk Bakti Paling Utama yang Dianjurkan dalam Islam

Oleh, Redaksi
1 minggu yang lalu - waktu baca 3 menit
Ilustrasi doa/feepick

SuaraGarut.id - Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amalan yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Salah satu bentuk bakti yang paling utama dan dapat dilakukan setiap saat adalah mendoakan kedua orang tua, baik ketika mereka masih hidup maupun setelah wafat. Doa seorang anak memiliki kedudukan istimewa dan menjadi amal yang pahalanya terus mengalir.

Doa yang paling utama dan sering dibaca untuk kedua orang tua adalah doa yang bersumber langsung dari Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Isra ayat 24. Doa ini menjadi simbol kasih sayang, kerendahan hati, dan pengakuan atas jasa besar orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya sejak kecil.

Doa untuk Orang Tua (Arab, Latin, dan Artinya)

Arab:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Latin:
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Doa ini mencerminkan pengakuan seorang anak atas pengorbanan orang tua yang telah merawat, mendidik, dan mencurahkan kasih sayang sejak masa kanak-kanak. Dengan membaca doa ini, seorang anak memohon agar Allah memberikan ampunan dan rahmat kepada kedua orang tuanya, sebagaimana mereka dahulu memberikan kasih sayang tanpa batas.

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin, terutama setelah salat fardhu, saat sujud dalam salat, atau pada waktu-waktu mustajab lainnya, karena doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Variasi Doa Lainnya untuk Orang Tua yang Telah Wafat

Selain doa di atas, terdapat pula doa lain yang sering dibaca untuk kedua orang tua, khususnya bagi mereka yang telah wafat. Doa ini mencakup permohonan ampunan tidak hanya untuk orang tua, tetapi juga untuk seluruh kaum muslimin dan muslimat.

Arab:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ... خُصُوصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا.

Latin:
Allahummaghfir lilmuslimina wal muslimat, wal mukminina wal mukminat, al-ahyā'i minhum wal amwāt... khusūshan ilā ābā'inā, wa ummahātinā.

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, yang masih hidup maupun yang telah wafat... khususnya bapak dan ibu kami..."

Doa ini menjadi bentuk cinta dan bakti yang tidak terputus meskipun orang tua telah meninggal dunia. Dengan mendoakan mereka, seorang anak tetap dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi orang tuanya di alam kubur.

Manfaat Membaca Doa untuk Orang Tua

Membaca doa untuk orang tua memiliki banyak keutamaan dan manfaat, di antaranya:

  • Menjadi wujud nyata bakti dan kasih sayang kepada orang tua.

  • Mendatangkan rahmat dan ampunan Allah SWT.

  • Menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

  • Menenangkan hati dan memperkuat hubungan spiritual antara anak dan orang tua.

Waktu-Waktu Mustajab untuk Membaca Doa

Agar doa lebih mudah dikabulkan, dianjurkan untuk membacanya pada waktu-waktu mustajab, seperti:

  • Setelah menunaikan salat fardhu.

  • Saat sujud dalam salat.

  • Pada sepertiga malam terakhir.

  • Setelah membaca atau mengkhatamkan Al-Qur’an.

Dengan membiasakan diri membaca doa-doa tersebut, seorang anak tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai hamba Allah, tetapi juga menunaikan salah satu bentuk bakti paling mulia kepada kedua orang tua.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.