Korban Longsor Sampah di TPST Bantargebang Bertambah, Empat Orang Meninggal
SuaraGarut.id - Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, menelan korban jiwa. Data terbaru menunjukkan jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut bertambah menjadi empat orang.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Kantor SAR Jakarta menyampaikan bahwa satu korban tambahan berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban atas nama Irwan Suprihatin ditemukan di dalam truk dengan kondisi meninggal dunia," kata Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetyo di Jakarta, Ahad.
Selain korban meninggal dunia, tim SAR juga berhasil mengevakuasi dua orang korban yang selamat dari lokasi kejadian. Keduanya diketahui bernama Setiabudi dan Johan.
Ramli menambahkan bahwa proses pendataan masih terus dilakukan karena diduga masih terdapat kendaraan truk sampah dan bangunan warung yang tertimbun material longsor di area tersebut.
Berdasarkan data sementara, berikut identitas korban dalam peristiwa longsor di TPST Bantargebang:
Korban selamat
-
Setiabudi (L)
-
Johan (L)
Korban meninggal dunia
-
Enda Widayanti (P, 25) – pemilik warung
-
Sumine (P, 60) – pemilik warung
-
Dedi Sutrisno (L) – sopir truk
-
Irwan Suprihatin (L) – sopir truk
Sementara itu, Polda Metro Jaya menduga masih ada korban lain yang kemungkinan tertimbun dalam longsoran gunungan sampah tersebut.
"Diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan serta beberapa truk sampah yang turut tertimbun material longsor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Pihak kepolisian menyebutkan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di TPST DKI Zona 4C, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
"Terkait peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Polda Metro Jaya telah melakukan penanganan di lapangan," katanya.
Sebelumnya, Kantor SAR Jakarta sempat melaporkan tiga korban meninggal dunia akibat tertimbun longsoran sampah di lokasi tersebut. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyebut korban terdiri atas dua perempuan yang merupakan pemilik warung serta satu sopir truk.
Tim SAR bersama aparat terkait hingga kini masih melakukan proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.***
Sumber Antara
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.