Beranda Teheran Kecam Serangan AS–Israel, Sebut Pembunuhan Khamenei Langgar Hukum Internasional

Teheran Kecam Serangan AS–Israel, Sebut Pembunuhan Khamenei Langgar Hukum Internasional

Oleh, Redaksi
2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Foto: Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

SuaraGarut.id - Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme serta pembunuhan terencana (assassination) terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Dalam keterangan resmi yang dirilis pada Minggu (1/3), Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa serangan gabungan kedua negara pada Sabtu (28/2) merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Tindakan teroris oleh AS dan rezim Zionis [Israel], yang melakukan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi serta pejabat tinggi lainnya melalui agresi militer terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan nasional negara [Iran], merupakan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh prinsip dan norma internasional," sebut pernyataan itu.

Menurut otoritas Iran, penggunaan kekuatan militer terhadap pemimpin negara berdaulat tidak memiliki dasar pembenaran dalam sistem hukum internasional.

Serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2) dini hari waktu setempat dilaporkan menyasar sejumlah titik strategis, termasuk ibu kota Teheran. Beberapa rudal disebut menghantam area di sekitar kediaman Khamenei dan kompleks istana kepresidenan.

Media setempat melaporkan bahwa Khamenei bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Situasi memanas di tengah berlangsungnya perundingan tidak langsung antara Washington dan Teheran yang dimediasi oleh Oman. Negosiasi tersebut membahas pembatasan program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi. Putaran ketiga pembicaraan diketahui digelar di Jenewa pada Kamis (26/2).

Merespons perkembangan tersebut, pemerintah Indonesia mengimbau semua pihak untuk menahan diri serta mengedepankan penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengambil peran sebagai mediator guna mendorong dialog antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Sumber: Sputnik/Antara

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.