Garut

Suami Mudik, Istri Tenang: Dinas PPKBPPPA Garut Gencarkan Pelayanan KB Safari Ramadan

Suami Mudik, Istri Tenang: Dinas PPKBPPPA Garut Gencarkan Pelayanan KB Safari Ramadan
Foto bersama memonitor pelayanan KB Safari Ramadan di Puskesmas Karangpawitan, Kamis (12/3/2026).

SuaraGarut.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan monitoring pelayanan Keluarga Berencana (KB) melalui program Safari Ramadan di Kecamatan Karangpawitan tepatnya di Puskesmas Karangpawitan, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut, Yayan Waryana, didampingi Kepala Bidang Keluarga Berencana, Irna Susanti.

Pelayanan KB Safari Ramadan ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga medis dari Puskesmas setempat guna memberikan pelayanan kontrasepsi kepada masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kehamilan yang tidak direncanakan, khususnya menjelang musim mudik Lebaran.

Foto bersama

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut, Yayan Waryana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan KB kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

“Pada hari ini, hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026, kami dari Dinas PPKBPPA Kabupaten Garut melaksanakan monitoring pelayanan KB Safari Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat dalam mengikuti pelayanan KB pada kegiatan tersebut cukup tinggi. Hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung, tercatat puluhan akseptor telah mendapatkan layanan kontrasepsi.

“Calon yang akan kita layani dan sudah kita layani hampir sekitar 60 orang lebih, baik yang menggunakan IUD maupun implan,” katanya.

Menurutnya, Kecamatan Karangpawitan merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerentanan sosial ekonomi cukup tinggi di Kabupaten Garut. Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah dalam memperkuat program keluarga berencana sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Karangpawitan ini termasuk salah satu kecamatan yang cukup tinggi, ya, untuk individu dengan jumlah desil 1 sampai 5, peringkat kedua tertinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus mendorong masyarakat, khususnya keluarga dari kelompok desil 1 hingga 5, untuk lebih memperhatikan perencanaan keluarga. Hal ini juga berkaitan dengan upaya menekan angka kemiskinan serta mencegah kehamilan yang tidak direncanakan setelah momentum mudik Lebaran.

Lebih lanjut, Yayan Waryana menuturkan bahwa program Safari Ramadan tidak hanya bertujuan memberikan pelayanan kontrasepsi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menekan berbagai persoalan kesehatan dan sosial yang berkaitan dengan kependudukan.

“Bahwa untuk menurunkan angka kemiskinan, menurunkan prevalensi stunting, dan mencegah terjadinya angka kematian ibu serta angka kematian bayi melalui pelayanan kontrasepsi, khusus di bulan Ramadan kita melaksanakan Safari Ramadan,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi partisipasi masyarakat Karangpawitan yang telah mengikuti pelayanan KB pada kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Karangpawitan yang telah berpartisipasi dalam program pelayanan KB pada Safari Ramadan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Puskesmas Karangpawitan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kepala Puskesmasnya hadir bersama-sama para medisnya untuk melaksanakan kegiatan pelayanan KB Safari Ramadan. Ini untuk memastikan agar kehamilan yang tidak diinginkan bisa kita cegah, ya, dan bisa berkumpul bersama keluarga dengan rasa penuh bahagia, sejahtera, dan dipastikan aman dengan menggunakan alat kontrasepsi,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas, sekaligus menekan potensi bertambahnya beban ekonomi keluarga dari kelompok masyarakat rentan.

Tags: -

0 Komentar :

Belum ada komentar.