Internasional

Masoud Pezeshkian: Serangan dari Pangkalan AS di Negara Tetangga Tak Bisa Diterima

Masoud Pezeshkian: Serangan dari Pangkalan AS di Negara Tetangga Tak Bisa Diterima
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian/Anadolu

SuaraGarut.id – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Iran yang diluncurkan dari pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah negara-negara tetangga tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian saat melakukan pembicaraan telepon dengan Sultan Oman, Haitham bin Tariq. Percakapan tersebut membahas perkembangan situasi kawasan di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dalam pembicaraan itu, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tetap menghargai hubungan baik dengan negara-negara tetangga, namun meminta agar wilayah mereka tidak dijadikan tempat untuk melancarkan serangan terhadap negaranya.

“Setiap serangan terhadap Iran yang diluncurkan dari pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di wilayah negara-negara kawasan tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pezeshkian juga menyinggung serangan yang sebelumnya terjadi di Kota Minab di wilayah selatan Iran.

“Pada awal perang brutal ini terjadi serangan terhadap sebuah sekolah di Minab yang menyebabkan 168 siswa gugur,” ujarnya.

Selain itu, ia turut menanggapi laporan mengenai insiden yang terjadi di Pelabuhan Salalah, Oman. Pezeshkian menegaskan bahwa operasi militer Iran hanya menargetkan lokasi yang secara langsung terlibat dalam serangan terhadap negaranya.

Ia menambahkan bahwa penyelidikan menyeluruh akan dilakukan terkait insiden tersebut.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta lebih dari 150 siswi sekolah.

Sebagai balasan, Teheran kemudian meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.***

Tags: -

0 Komentar :

Belum ada komentar.