Lailatul Ijtima PCNU Garut, Ulama–Umara dan Insan Pers Bersatu Sambut Ramadan
SuaraGarut.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Lailatul Ijtima sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN), Senin (9/2/2026) malam, di Masjid Pendopo Garut.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, jajaran Pengurus PCNU Garut, Badan Otonom (Banom) NU Garut, serta para tokoh ulama dan masyarakat. Hadir pula Rais Syuriah PCNU Garut KH Rd Amin Muhyiddin Maolani dan Ketua Tanfidziyah PCNU Garut KH Atjeng Abdul Wahid.
Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama dan istigosah sebagai ikhtiar spiritual menyambut Ramadan sekaligus mendoakan peran pers agar terus memberikan kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan pembangunan daerah.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi inisiatif PCNU Garut yang menggabungkan kegiatan keagamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional. Menurutnya, momentum ini mencerminkan sinergi yang kuat antara ulama, umara, dan insan pers dalam menjaga persatuan serta membangun masyarakat yang berakhlak dan berkeadaban.
“Melalui doa bersama dan istigosah ini, kita berharap memasuki Ramadan dengan hati yang bersih. Kita juga mendoakan agar pers tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat, mencerdaskan, dan menyejukkan masyarakat,” ujar Syakur Amin.
Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Pemerintah Kabupaten Garut, kata dia, senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan insan pers demi mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, jajaran PCNU Garut menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima merupakan agenda rutin jam’iyah NU yang bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi serta mempererat ukhuwah islamiyah. Perpaduan dengan peringatan Hari Pers Nasional dinilai sebagai simbol kuatnya hubungan NU dengan insan pers sebagai mitra dakwah dan edukasi publik.
Doa bersama dan istigosah dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan Ramadan 1447 H, kemajuan Kabupaten Garut, serta kekuatan dan integritas insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Suasana Masjid Pendopo Garut pun dipenuhi kekhusyukan hingga acara berakhir.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama, pemerintah, dan media dalam menjaga kondusivitas daerah serta menghadirkan informasi yang menyejukkan bagi masyarakat.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.