Kunjungi SMKN 2 Banjar, Aceng Malki Soroti Ketidaktepatan Bantuan dan Beratnya Beban Operasional SMK
SuaraGarut.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aceng Malki, menemukan sejumlah persoalan mendasar dalam pengelolaan pendidikan kejuruan saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Kota Banjar, Senin (12/1/2026). Salah satu sorotan utama adalah ketidaksesuaian antara bantuan pemerintah dengan kebutuhan riil sekolah.
Menurut Aceng, masalah tersebut terjadi akibat lemahnya sinkronisasi data antara pengajuan sekolah dan kebijakan distribusi bantuan dari pemerintah.
“Yang paling pokok itu adanya miss kebutuhan. Apa yang diberikan Dinas atau Kementerian terkadang tidak nyambung dengan yang diajukan sekolah,” ujar Aceng.
Ia menegaskan ke depan tidak boleh lagi ada kesalahan dalam penyaluran bantuan pendidikan dan meminta data yang dijadikan dasar kebijakan benar-benar valid.
”Jangan sampai ada kesalahan distribusi lagi. Harus tepat sasaran,” tambahnya.
Selain persoalan bantuan, Aceng juga menyoroti tingginya biaya operasional sekolah kejuruan yang tidak sebanding dengan anggaran yang diterima. Menurutnya, kebutuhan praktik siswa menjadi beban besar bagi sekolah.
“Biaya operasional SMK itu besar. Dana yang ada sekarang tidak mampu menutupi pembiayaan baju praktik hingga bahan praktik siswa. Ini kendala serius bagi sekolah kejuruan,” ungkapnya.
Ia menilai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) saat ini belum mampu mengakomodasi kebutuhan teknis siswa SMK secara optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPRD Jabar juga menemukan sejumlah persoalan mendesak di SMKN 2 Banjar, antara lain keterbatasan ruang belajar serta kekurangan tenaga pengajar untuk mendukung kurikulum SMK Pusat Unggulan.
Untuk itu, Aceng mendorong penguatan komunikasi dan sinergi antara Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kantor Cabang Dinas (KCD), dan pihak sekolah agar persoalan pendidikan kejuruan tidak berlarut-larut.
”Harus ada komunikasi yang bagus. Sinergi kuat adalah kunci supaya masalah pendidikan, khususnya di SMK Pusat Unggulan ini, bisa cepat teratasi,” pungkasnya.***
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.