Beranda BPBD Garut Perkuat Tim SAR Gabungan Tangani Longsor di Cisarua Bandung Barat

BPBD Garut Perkuat Tim SAR Gabungan Tangani Longsor di Cisarua Bandung Barat

Oleh, Redaksi
1 minggu yang lalu - waktu baca 2 menit
BPBD Kabupaten Garut mengirimkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk mendukung aksi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.DOK BPBD Garut

SuaraGarut.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menerjunkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pengiriman personel ini merupakan bentuk solidaritas dan sinergi antarwilayah dalam penanganan bencana di Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kondisi lereng menjadi labil hingga menimbun permukiman warga. Berdasarkan data sementara, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, ratusan warga terdampak, serta sejumlah korban masih dinyatakan hilang akibat tertimbun material longsoran.

Dalam mendukung operasi darurat tersebut, BPBD Kabupaten Garut menurunkan empat personel berpengalaman yang tergabung dalam operasi BKO selama dua hari, mulai Sabtu (24/1) hingga Minggu (25/1). Tim dipimpin oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman, bersama M. Raksa Perdana, Irsan Fauzan Ansori, dan M. Firdaus.

Pada hari kedua pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, BPBD Kabupaten Garut, Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan membagi area pencarian ke dalam tiga zona. Zona Barat Bawah difokuskan pada jalur aliran material longsoran, Zona Tengah mencakup area permukiman dengan dampak paling parah, sementara Zona Atas berada di sekitar mahkota longsoran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman, menyampaikan bahwa koordinasi intensif langsung dilakukan sejak kedatangan tim di lokasi guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

"Kami tim dari BPBD Kabupaten Garut sudah bergabung dengan seluruh tim melakukan pencarian dan pertolongan, situasi terkini sudah beberapa tim yang turun langsung ke lokasi," ujar Daris.

Hingga Minggu sore (25/1), kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau berawan. Meski sempat muncul kekhawatiran akibat adanya indikasi pergerakan tanah susulan yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas, situasi dapat dikendalikan dengan penerapan prosedur keselamatan kerja yang ketat.

Adapun data resmi terkait jumlah korban serta perkembangan hasil pencarian masih menunggu rilis lanjutan dari Incident Commander (IC) di bawah koordinasi Basarnas. Kehadiran personel BPBD Kabupaten Garut diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bandung Barat.***

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.